10 Broker Forex Dengan Floating Spread Terendah

01 Apr 2016

Meski penawaran fixed spread kini mulai menjamur, sistem spread mengambang (floating) masih banyak diminati trader. Salah satu alasannya adalah karena kisaran minimumnya yang secara umum bisa lebih rendah daripada fixed spread. Perbandingan mudahnya, jika pada pair EUR/USD sebuah broker menetapkan fixed spread mulai 3 pip, di akun lain ia bisa memberikan floating spread mulai 1 pip, atau bahkan 0 pip saja.

Alasan lain mengapa jenis spread ini tetap banyak dipilih meski pada waktu-waktu tertentu bisa melebar secara signifikan, adalah karena spread mengambang lebih menandai sistem eksekusi order yang mengikuti market. Hampir semua broker forex menyediakan floating spread. Beberapa broker yang sudah memiliki fixed spread juga secara umum lebih memilih untuk mempertahankan spread mengambang.

1. FBS

FBS memiliki banyak variasi akun dengan beragam kondisi trading seperti spread, leverage, dan deposit minimal yang berbeda-beda. Di broker ini, penawaran floating spread yang paling rendah (mulai 0.2 pip) berada di akun Unlimited. Namun demikian, bagi Anda yang masih pemula mungkin akan terbebani dengan ketentuan deposit minimal di akun ini, yang mencapai 500 USD. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih 2 akun broker FBS lain yang terkesan lebih "ekonomis", yaitu akun sen dan standard. Kedua tipe akun tersebut masih menetapkan floating spread dalam kisaran minimum yang masih terjangkau, yakni mulai 1 pip.

Meski demikian, ada perbedaan cukup besar antara ukuran deposit awal di akun standard dan sen. Bagi Anda yang benar-benar masih baru atau mencari keringanan kondisi trading, akun sen dengan ketentuan deposit minimal 1 USD bisa menjadi pilihan tepat. Sementara bila Anda sudah cukup berpengalaman dan ingin meraih hasil yang lebih meyakinkan, akun standard dengan kondisi deposit terendah 100 USD mungkin bisa menjadi pilihan tepat untuk memenuhi kebutuhan trading Anda.

Meskipun tergolong jarang mengadakan perubahan pada kondisi akun tradingnya, broker XM terhitung memiliki layanan spread yang bisa diperhitungkan. Broker ini cukup sederhana karena hanya mengusung sistem floating spread dengan kisaran minimum 1 pip di akun micro dan standard. Setelah lama setia pada penawaran spread tersebut, XM pun kemudian menambahkan fitur zero spread secara eksklusif untuk kliennya di beberapa negara saja, termasuk Indonesia.

Selain menyajikan spread ketat, XM juga menggratiskan komisi deposit dan withdrawal di berbagai metode pembayaran yang disediakannya. Bahkan, pengisian dana ke akun trading juga bisa dilakukan dengan rate deposit XM yang kompetitif. Informasi lebih lanjut mengenai penawaran ini bisa disimak di halaman ini.

3. FXOptimax

Di broker FXOptimax, floating spread tersedia di akun pro dan precision. Meski memiliki ketentuan deposit awal yang lebih mahal, yakni 100 USD, akun pro FXOptimax menawarkan spread mengambang mulai dari 0 pip. Kisaran tersebut tentunya lebih rendah dari akun precision yang spread minimumnya masih berkisar di 1.8 pip. Namun demikian, akun precision bisa lebih difavoritkan khususnya oleh para pendatang baru dan trader retail bermodal cekak, karena punya aturan deposit minimum hanya 10 USD.

Selain spread mengambang yang rendah, broker FXOptimax juga kerap merilis pembaruan untuk memperbaiki layanan deposit dan penarikannya. Salah satu contohnya bisa dilihat melalui promo fix rate EUR/USD yang kemudian diikuti dengan fix rate USD/IDR.

4. OctaFX

OctaFX memilih untuk menyeragamkan tipe spreadnya. Broker yang kerap mensponsori klub sepakbola Indonesia ini menerapkan spread mengambang mulai 0.2 pip di semua jenis akun tradingnya. Tak hanya itu, OctaFX juga memiliki ketentuan deposit minimal yang cukup terjangkau. Akun ECN MT4 yang terhitung memiliki batasan deposit awal tertinggi hanya ditetapkan dengan aturan deposit minimal 50 USD. Sementara untuk 2 akun lain, Micro MT4 dan ECN cTrader bisa dibuka dengan deposit mulai 5 USD.

Keluwesan OctaFX dalam menentukan spesifikasi di setiap tipe akun rupanya tak berhenti di spread dan deposit minimal saja. Broker ini juga menyediakan leverage, sistem pricing, dan model eksekusi yang sama di semua jenis akun.

5. Exness

Melalui akun ECN-nya, broker Exness menyediakan floating spread serendah 0 pip. Namun layaknya akun-akun ECN di broker lain, ada komisi trading yang perlu dibayarkan di sini. Jika Anda tak ingin bertrading tanpa komisi, masih ada 3 tipe akun lain dari Exness yang masing-masing ditawarkan dengan floating spread rendah. Akun cent dan mini contohnya, memiliki ketentuan spread mulai 0.3 pip, sementara akun classic ditetapkan dengan spread mengambang mulai 0.1 pip.

Dilihat dari ukuran deposit minimal, akun classic mungkin kurang tepat bagi trader baru atau yang masih bermodal rendah. Akun Exness yang satu ini memang menetapkan kondisi deposit minimal sebanyak 2000 USD. Sebaliknya, deposit Exness untuk akun cent dan mini tak memiliki batasan minimal, sehingga lebih sesuai untuk Anda yang masih pemula.

6. Alpari

Satu lagi broker yang mampu menyediakan floating spread mulai dari 0 pip adalah Alpari. Melalui akun ecn.mt5 dan pro.ecn.mt4, broker ini menyajikan kondisi spread minimal 0 pip, meski jika dilihat dari ukuran deposit awalnya yang minimum 500 USD, kedua akun tersebut masih terkesan mahal. Nyatanya, semua akun trading Alpari yang difasilitasi dengan floating spread tidak ada yang memiliki aturan deposit minimum di bawah 100 USD.

Akun standard.mt4 contohnya, masih memasang ketentuan deposit awal minimum 100 USD, dengan floating spread mulai 0.3 pip. Satu-satunya akun Alpari yang ukuran deposit minimumnya terjangkau adalah akun nano.mt4, yang sayangnya cuma menawarkanspread tetap mulai 2 pip. Keterangan lebih lanjut mengenai jenis-jenis akun trading Alpari dapat dilihat langsung di halaman ini.

7. FXTM

Sebagai broker yang sudah meluncurkan banyak program menarik di tahun-tahun awalnya, FXTM dapat dianggap sebagai pendatang baru yang menjanjikan. Hal ini tercermin dalam beragam jenis akun trading yang diluncurkan untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan trader.

Meski memiliki cukup banyak pilihan akun dengan ragam spesifikasi yang tampak kompleks, broker ini hanya menyediakan satu tipe spread saja, yakni spread mengambang. Seperti kebanyakan broker lain, kisaran spread terendah ada di akun ECN, yang divariasikan menjadi 5 tipe akun di FXTM dan memiliki kisaran spread minimal antara 0 hingga 0.5 pip. Sementara untuk pilihan akun-akun standard, spread broker ini juga tak terlampau tinggi, karena hanya ditetapkan dengan batas minimum 1.3 pip.

8. Tickmill

Tickmill hanya menyediakan floating spread mulai 0 pip di akun ECN dan VIP. Sementara untuk akun non-ECN yang berlabel akun classic di broker ini, batas minimum spread mengambang ada di kisaran 1.6 pip. Keunikan broker yang satu ini ada pada deposit awal akun ECN-nya yang terbilang rendah dibanding broker lain, yaitu hanya 25 USD. Selain floating spread yang rendah, Tickmill juga menawarkan trading dengan pilihan instrumen 62 pair forex, emas, saham, minyak, dan CFD.

9. IC Markets

Broker asal Australia yang sudah teregulasi ASIC ini menyediakan 3 pilihan akun yang semuanya dilengkapi dengan floating spread. Di akun standard, Anda bisa memperoleh spread mengambang mulai 1.0 pip, sementara di true ECN, kisaran spread minimum bahkan bisa lebih rendah lagi, yakni 0 pip. Walaupun batas minimum floating spread-nya rendah, deposit IC Markets masih terpantau cukup tinggi. Untuk membuka akun di broker ini, Anda paling tidak harus menyediakan dana 200 USD.

10. FxPro

Sebagai salah satu broker forex unggulan yang telah malang melintang di dunia finansial sejak tahun 2006, FxPro tak ketinggalan menyediakan floating spread rendah. Broker yang sudah mengantongi lisensi dari CySEC dan FCA Inggris ini memberikan kondisi spread mengambang mulai 0.6 pip di akun MT4 dan MT5. Seperti halnya IC Markets dan broker-broker lain yang sudah teregulasi di negara maju, FxPro juga menetapkan ketentuan deposit minimum yang cukup besar. Jika deposit pertama di akun IC Markets masih berada di kisaran 200 USD, pendanaan awal di akun FxPro tak bisa kurang dari 500 USD.

Kesimpulan dan Saran

Untuk mempermudah pengamatan Anda dalam melihat spread mengambang terendah dari kesepuluh broker di atas, berikut ini table perbandingannya:

Jika disimpulkan, floating spread terendah hampir selalu ditawarkan di akun broker yang syarat deposit minimalnya paling tinggi, atau akun ECN yang menerapkan sistem komisi. Jika ingin menghindari komisi atau deposit awal yang mahal, carilah akun non-ecn. Konsekuesinya, spread mungkin tak bisa serendah 0 pip. Namun bila Anda tak keberatan dengan deposit minimum yang besar atau sengaja ingin trading di akun ECN, maka biaya-biaya ekstra seperti ketentuan deposit yang lebih besar dan komisi tentu tak akan menjadi halangan bagi Anda.

Kini setelah mengetahui daftar broker forex penyedia floating spread terendah, intip pula informasi menarik tentang alternatif spread yang saat ini semakin populer; fixed spread. Dapatkan keterangan lebih lanjut tentang fixed spread dan broker mana saja yang sudah menawarkannya di halaman ini.


/